NEWSTICKER
Home / Berita Utama / Tingkatkan Produktivitas Petani, Dinas TPH Banjar Beri Pelatihan Perbanyakan Buah Eksotik Banjar

Tingkatkan Produktivitas Petani, Dinas TPH Banjar Beri Pelatihan Perbanyakan Buah Eksotik Banjar

Kabupaten Banjar memiliki keragaman genetik buah Mangga Golongan Kasturi (Mangifera casturia Dilmiana) yang tinggi.

Dinas TPH Kab. Banjar melalui Bidang Teknologi Pertanian Pengolahan dan Pemasaran Selasa17/03/2020 melaksanakan kegiatan pelatihan Teknologi perbanyakan tanaman golongan Mangifera untuk 20 orang petani di Kec. Astambul Kab. Banjar yang memiliki salah satu jenis mangga golongan kasturi

Berdasarkan hasil ekplorasi Dinas TPH Kab. Banjar Plasma Nutfah Kasturi yang ada di Kabupaten Banjar terdapat 7 varietas yang memiliki nama tidak hanya satu yaitu : Kasturi Biasa/Kasturi Ungu (Mangifera casturi Dilmiana), Kasturi Mawar/Cuban/Alimawar/Kastuba (Mangifera casturi), Kasturi Palipisan/Kasturi Hijau (Mangifera casturi), Rawa-rawa/Rarawa (Mangifera griffihii), ternyata ada juga jenis kasturi Panjang dan kasturi sakirang, hal ini membuktikan bahwa Kabupaten Banjar kaya akan keragaman genetik buah eksotik Banjar golongan Mangifera.

Pelatihan ini dilaksana di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kec. Astambul yang dihadiri oleh Camat Astambul, Babinsa, Kepala BPP Kec. Astambul. Pelatihan ini dibuka oleh Kepala Bidang Teknologi Pertanian Pengolahan dan Pemasaran Imelda Rosanty, SP, MP.

Dalam sambutannya imelda mengatakan bahwa berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri No.48 tahun 1989 mengenai Identitas Flora di setiap provinsi, maka Mangifera casturi Dilmiana ditetapkan menjadi Identitas Flora dari Provinsi Kalimantan Selatan. Mangga kasturi kini keberadaannya terancam punah karena jumlahnya yang semakin berkurang, baik dari segi jumlah individu, populasi, ataupun keanekaragaman genetiknya.
Oleh karena itu kami adakan pelatihan perbanyakan tanaman kasturi dengan metode sambung pucuk denhan narasumber seorang praktisi dalam bidang perbanyakan tanaman di Kalimantan selatan, ujar imelda.

Imelda menambahkan Kasturi mawar dan asam pinari merupakan jenis kasturi yang khas atau endemik kab. Banjar. Untuk asam pinari sendiri Pada Festival Durian dan Buah Eksotik Kalimantan Selatan Tahun 2020, mendapatkan penghargaan sebagai buah eksotik Kalimantan Selatan kategori Unik yang tidak dimiliki kabupaten lain di Kalimantan selatan.

Karena harapan Pa Bupati Banjar
Agar semua masyarakat dapat mengetahui potensi SDG Banjar yang sangat besar, saya selalu menghimbau Dinas TPH Kab. Banjar beserta SKPD terkait serta seluruh masyarakat khususnya para petani disentra produksi buah-buahan untuk melestarikan SDG asli Kabupaten Banjar jangan sampai mengalami kepunahan,

Pada kesempatan yang berbeda Muhammad Fachry, selaku Kadis TPH Kab. Banjar mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan pelestarian buah-buahan eksotik asal Kab. Banjar, langkah yang pertama yang akan kami lakukan yakni melakukan karakteristik awal untuk bisa di daftarkan ke Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perijinan Pertanian Kementan RI, agar mendapatkan nomor pendaftaran, tidak hanya itu, kami juga melakukan bimbingan teknis tentang teknologi perbanyakan tanaman kepada petani didaerah sentra buah-buahan eksotik Banjar golongan Mangifera dengan tujuan para petani mampu memperbanyak tanaman buah tersebut agar dapat ditangkarkan, guna keberlangsungan SDG Kabupaten Banjar terjaga karena SDG ini merupakan kekayaan plasma nuftah masing-masing daerah, tandas Fachry. (Nove)

Check Also

PETANI DI KECAMATAN GAMBUT LAKSANAKAN GERAKAN PENGENDALIAN OPT

Di tengah pandemi covid-19, usahatani padi tetap harus berjalan. Pada musim tanam MK. 2020, dimana …