NEWSTICKER
Home / Berita Utama / Kabupaten Banjar Laksanakan Seminar Penyuluhan Pertanian

Kabupaten Banjar Laksanakan Seminar Penyuluhan Pertanian

Pemerintah Kabupaten Banjar, melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura kab. Banjar menggelar Seminar Penyuluhan Pertanian 2019 di Aula STAI Darusalam Martapura, Kamis 10/10.

Kepala Dinas TPH Kab. Banjar, H. Muhammad Facry pafa saat melaporkan pelaksanaan Seminar Penyuluh Pertanian, Kegiatan ini merupakan agenda rutin Dinas TPH Kab. Banjar dalam rangka meningkatkan kualitas SDM pertanian khususnya Penyuluh Pertanian, sekaligus ajamg mempererat tali silaturahmi antar penyuluh

Fachry juga menyampaikan bahwa kegiatan ini di ikuti 400 orang peserta yang terdiri dari 250 penyuluh Pertanian yang ada di Kabupaten Banjar dan untuk memfasilitasi peserta dari luar Kabupaten Banjar Kami bekerjasama dengan PERHIPTANI (Perhimpunan Penyuluh Pertanian) KABUPATEN BANJAR Sehingga ada 150 peserta umum dan penyuluh pertanian luar Kab. Banjar di Provinsi Kalimantan selatan bahkan di Provinsi Kalimantan Tengah

Seminar penyuluhan Pertanian Kali ini mengangkat tema “PENYULUH PERTANIAN BERKARAKTER, MEWUJUDKAN SDM UNGGUL, INDONESIA MAJU”. Menurut Fachry tema ini kami anggap sangat penting seiring laju pembangunan pertanian.bahwa tugas kita bukan hanya sampai pada peningkatan produksi dan produktivitas saja, tetapi harus bisa menciptakan nilai tambah. Untuk itu sangat diperlukan SDM yang unggul dan berkarakter, ini akan menjadi modal utama dan pelaku pengerak pembangun pertanian. Melalui kegiatan seminar ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan motivasi penyuluh pertanian untuk bekerja dan berkarya lebih baik lagi. Mampu menjadi agen perubahan bagi para petani menuju kehidupan masyarakat Banjar sejahtera dan barokah, ujar Fachry.

Fachry juga menyampaikan kesempatan ini juga serahkan penghargaan secara simbolis kepada para SDM pertanian tingkat Kab. Banjar Tahun 2019 yakni PPL dan Mantri Tani terbaik, Balai penyuluh Pertanian Terbaik, selain itu juha diserahkan 5 unit kendaraan roda 2 untuk operasional PPL dan penyerahan Tali Asih kepada para penyuluh pertanian yang sudah memasuki purna tugas tutur Fachry.

H. M Hilman selaku Sekda Banjar yang mewakili Bupati Banjar saat membuka acara tersebut sekaligus menjadi Keynote Speaker mengharapkan kepada para penyuluh Pertanian harus bisa beradaptasi dengan perkembangan informasi dan teknologi. Selain itu PPL juga harus eksis dalam memberdayakan petani sesuai dengan era digitalisasi saat ini, sehingga PPL harus memiliki daya saing dan memberikan manfaat lebih luas untuk pembangunan pertanian di Kabupaten Banjar.

Bupati Banjar, K.H. Khalilurrahman yang dalam sambutannya disampaikan oleh Sekda Banjar menaruh harapan yang besar kepada seluruh penyuluh pertanian (PPL)agar menjadi abdi negara yang berdedikasi, disiplin, profesional, berintegritas tinggi serta bebas dari KKN dan kolusi,

saya juga menyadari sepenuhnya peran penyuluh pertanian sangat menentukan keberhasilan pembangunan pertanian, peran PPL garda terdepan kareid idna PPL berperan sebagai perantara dan penghubung informasi untuk petani maupun dari petani ujar Hilman.

Kepala Dinas TPH Banjar Ir. H M Fachry, MP menuturkan pada kegiatan seminar tersebut pihaknya menghadirkan dua narasumber dari yang pertama dari Kementerian Pertanian yaitu Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Prof. Dr. Ir. Dedi Nursyamsi, M.Agr dan Dr. H. Karyono Ibnu Ahmad selaku Dosen Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin.

Dedi Nursyamsi dalam menyampaikan materi Mengatakan penyuluh itu harus handal, tekun, profesional, hebat, kerja keras untuk menghidupi pangan seluruh dunia karena tugas kita sebagai insan pertanian mewujudkan Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia Tahun 2045

Penyuluh itu sangat kreatif.Apalagi IT sekarang sudah meningkat. Saat ini sudah dibuat aplikasi-aplikasi untuk penyuluh dan penyuluhan.Itu artinya petani yng memiliki handphone (HP) android setiap saat petani bisa mengakses informasi-informasi penting dari Kementerian Pertanian.Sedangkan bagi petani yang belum memiliki handphone android, penyuluh bisa terjun langsung ke lapangan.Oleh karena itu kita yang ada di Kementerian Pertanian ini harus berdayakan para penyuluh.Penyuluh juga harus berdayakan petani agar melek teknologi, dan menularkan ilmunya kepada petani,” ujar Dedy.

Sedangkan Karyono menyampaikan materi tentang penyuluh berkarakter mewujudkan SDM Unggul Pertanian Indonesia Maju.(Rita/Nove)

Check Also

PETANI DI KECAMATAN GAMBUT LAKSANAKAN GERAKAN PENGENDALIAN OPT

Di tengah pandemi covid-19, usahatani padi tetap harus berjalan. Pada musim tanam MK. 2020, dimana …